Latest News

Sudah Menikah Tapi Pasangan Suka Menduakan Sama Tetangga, Teman, Atau Kerabat

 Hubungan sehabis menikah memang tidak menjamin keamanan apalagi menawarkan kepastian terh Sudah Menikah Tapi Pasangan Suka Selingkuh Sama Tetangga, Teman, Atau Kerabat

Hubungan sehabis menikah memang tidak menjamin keamanan apalagi menawarkan kepastian terhadap kesetiaan. Resiko perselingkuhan tetap saja sangat besar mengancam dalam kehidupan Rumah tangga. Anda sudah berusaha setia tapi tidak dengan Pasangan Anda. Pasangan Anda justru terkesan suka mencari peluang, membuka peluang, atau setidaknya banyak yang berusaha menggodanya.

Rasa cemburu dan was-was tentu sudah Anda rasakan ketika melihat abjad pasangan yang ibarat itu. Apalagi Anda menemukan sendiri adanya indikasi Pasangan menjalin kedekatan dengan Orang lain. Bisa saja secara pribadi melaksanakan pendekatan tanpa modus apapun, tapi dapat juga dengan modus urusan yang membuat keduanya dapat lebih aktif tanpa membuat kecurigaan dari Orang lain. Lebih menusuk lagi, calon selingkuhan bukan Orang asing. Bisa saja tentangga, teman, bahkan mungkin masih ada korelasi kerabat.

Ketika perselingkuhan itu terlanjur terjadi, terperinci saja akan mencicipi sakit yang sangat dalam. Tapi alasannya ialah tuntutan sosial, takut malu, sampai menjaga kesan semoga dianggap Keluarga yang harmonis, terpaksa mempertahankan ijab kabul meskipun perasaan sudah tidak karuan. Belum lagi demi anak kalau sudah memilikinya, terpaksa bertahan demi masa depan anak-anak.

Semua memang ada materi perbandingan meskipun itu ihwal sesuatu yang buruk. Misalnya saja masih mending kalau perselingkuhan tertangkap berair berakhir dan pasangan mau bermetamorfosis lebih setia. Tapi bagaimana kalau Pasangan tidak berubah dan ibarat suka menduakan meskipun sudah punya pasangan sah. Belum lagi kalau didalam perselingkuhan itu meninggalkan bekas yang tidak pernah dapat hilang, dimana suatu ketika kisah pahit itu akan terkuak lagi. Misalnya saja dalam perselingkuhan menghasilkan anak. Tentu saja hal itu tidak akan dapat hilang ketika itu juga.

Suatu ketika dongeng usang dapat terkuak kembali dan akan banyak didengar oleh generasi selanjutnya. Seperti kisah legenda yang akan turun temurun dari generasi ke generasi. Perselingkuhan memang dapat berakhir, tapi tidak dengan dampak yang diakibatkan dari perselingkuhan tersebut.

Jika saja Anda sudah terlanjur terjebak dalam keadaan ini, mustahil Anda dapat mengelak. Yang terperinci Anda hanya dapat menentukan dua pilihan yang sama-sama merugikan Anda sendiri. Baik dari segi fisik maupun batin akan mempengaruhi kehidupan Anda kedepan.

Merenung sejenak, mungkin ada sedikit penyesalan alasannya ialah sudah menentukan Dia. Apalagi sebelum menentukan Dia, Anda sudah pernah menyia-nyiakan sosok yang sebetulnya begitu setia pada Anda.

Semua sudah terlanjur dan Anda tidak punya pilihan bagus. Harus menentukan antara berkorban perasaan atau berkorban kehidupan. Setiap pilihan tentu mempunyai resiko yang harus dihadapi.

Tidak harus menjadi Orang yang sama buruk, meskipun Anda jadi korban keburukan Orang lain. Akan lebih baik kalau Anda memperingatkan dan menyebabkan Kisah Anda sebagai pelajaran bagi generasi lain yang belum sempat mengalami.

Tunjukkan bahwa kesetiaan itu ialah hal yang sangat penting. Jangan biarkan Orang lain mengalami nasib yang sama hanya alasannya ialah kesalahan teladan berpikir. Biarkan Mereka tahu bahwa ijab kabul bukanlah zona kondusif dari yang namanya perselingkuhan.

Pernikahan bukan titik final dari perjuangan. Justru ijab kabul ialah awal dari usaha yang lebih berat. Jangan biarkan Mereka menentukan hanya alasannya ialah hasrat yang lebih besar lalu meninggalkan sosok yang sebetulnya sudah benar-benar setia.

Jadikan kisah hidup Anda lebih bermanfaat untuk Orang lain meskipun tidak secara langsung, setidaknya kisah Anda membawa kebaikan bagi banyak generasi sehabis Anda.

Baca juga:
Kisah Cinta Terlarang Om Dan Keponakan (Nyata)

Cara Agar Selingkuhan Pasangan Kamu Menunjukkan Diri Dengan Sendirinya

0 Response to "Sudah Menikah Tapi Pasangan Suka Menduakan Sama Tetangga, Teman, Atau Kerabat"

Total Pageviews