Latest News

6 Hal Bikin Tambah Sakit Dikala Diputusin Pas Lagi Sayang-Sayangnya

 Perasaan sayang pada lawan jenis yang sangat besar dapat membawa Kita pada keadaan yang sa 6 Hal Bikin Tambah Sakit Saat Diputusin Pas Lagi Sayang-sayangnya

Perasaan sayang pada lawan jenis yang sangat besar dapat membawa Kita pada keadaan yang sangat bahagia. Namun hal itu juga dapat membawa Kita pada penderitaan dan sakit hati yang berkepanjangan. Ketika banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan apalagi bertentangan jauh dengan impian-impian yang sudah ada dalam benak Kita, itulah awal yang akan membuat Kita tidak merasa bahagia.

Ketika Kita sayang sama Seseorang, tentu akan sangat berat untuk jauh darinya. Bahkan membayangkan Dia hilang dari hidup Kita saja, sudah dapat membuat Kita gelisah dan jadi beban pikiran. Keinginannya yaitu dapat terus bersama dan menjalani kebahagiaan dengannya. Tapi Dia yang Kita sayang belum tentu mempunyai rasa yang sama. Sebab tiba-tiba saja Dia memutuskan korelasi secara sepihak ketika Kita masih sayang-sayangnya.

Sakit hati hingga tidak percaya dengan keputusan Dia itu sudah niscaya masuk akal Kita rasakan. Mengalami kondisi dimana Dia yaitu satu-satunya sosok terpenting dalam hidup justru semakin terasa. Dalam kondisi menyakitkan itu, Kita sering tidak sadar dengan hal-hal yang justru dapat membuat Kita semakin sakit hati. Luka akan tambah semakin besar ketika hal-hal ini terjadi ketika Kita diputusin pas lagi sayang-sayangnya.

1. Penasaran dengan penyebab Dia memutuskan hubungan

Karena rasa tidak terima yang Kita rasakan membuat keinginan untuk mencari tahu penyebab Dia mengambil keputusan itu. Kita ingin kejelasan niscaya semoga benar-benar yakin dan tidak lagi berharap padanya. Kita merasa bahwa itu akan mempermudah Kita untuk melupakannya. Padahal bantu-membantu hal itulah yang akan membuat Kita semakin ingin tau dan ingin tahu lebih dalam lagi. Jika hingga mengetahuinya, itu yang akan membuat Kita semakin mencicipi sakit. Apalagi alasannya benar-benar tidak ingin Kita harapankan.

2. Masih berharap Dia akan menarik ucapannya

Diputusin sakit, tapi berharap semoga Dia menarik kembali ucapannya dan bersedia menjalin korelasi kembali, itulah yang akan membuat Kita tambah sakit. Kita akan terus berusaha membuka diri dan berkomunikasi dengannya. Kita terlalu fokus pada sosoknya dan seolah menunggu Dia tiba dan menyesal sudah memutuskan hubungan. Kita hasilnya hanya fokus pada hal tersebut dan tidak membuat Kita cepat melupakan rasa sakit tersebut. Maka sebaiknya Kita tidak berharap, lebih baik yakinkan diri bahwa Dia tidak akan pernah kembali.

3. Mengikuti dorongan untuk selalu tahu kabar terbarunya

Dorongan untuk selalu mencari gosip tentangnya sangat kuat, alasannya yaitu sebelumnya Kita terbiasa dengan hal itu. Kita selalu berusaha untuk mendapat gosip baik dengan bertanya pribadi atau dengan sekedar mengawasi. Inilah yang justru akan membuat Kita ketergantungan padanya. Kita butuh Dia dalam hidup Kita sehingga tidak akan menimbulkan keadaan lebih baik. Justru semakin sakit ketika Kita tahu kabar jelek tentangnya, padahal jikalau Kita dapat melupakan sakit itu, kabar apapun tidak begitu memberi dampak pada Kita.

4. Curhat pada teman untuk meminta solusi

Kita menganggap teman yang Kita percaya dapat menawarkan solusi yang bagus. Tapi teman dengan mendengar dongeng Kita, tentu saja akan menawarkan saran secara obyektif. Dia tetap akan menawarkan saran yang bertentangan dengan keinginan Kita. Kita justru akan semakin sakit alasannya yaitu hampir semua teman Kita menyarankan untuk segera move on. Jelas saja itu tidak sesuai, lantaran dorongan hasrat dan kasih sayang Kita padanya masih sangat besar. Keinginannya Kita tidak kehilangan Orang yang Kita sayang.

5. Seketika mencari pelarian dengan menjalin korelasi dengan Orang lain

Niat Kita itu move on lantaran diputusin Orang yang sangat Kita sayang, tapi dengan menjalin korelasi dengan Orang seketika itu akan membuat Kita semakin sakit. Pikiran Kita masih fokus sama Orang yang disayang, tapi memaksakan diri untuk sayang sama Orang lain. Ini tidak akan berhasil, justru akan membuat Kita merasa hirau taacuh dalam menjalin hubungan. Makanya berusaha dulu untuk mengikuti keadaan pada perubahan. Jika memang sudah benar-benar netral, gres menjalin hubungan.

6. Merasakan kebersamaan dengannya akan membuat Kita merasa lebih baik

Jelas hal ini salah besar, meskipun niat Kita ingin mencicipi kebersamaan untuk terakhir kali, atau ingin mengurangi rasa rindu semoga tidak berharap lagi, yang niscaya dorongan untuk mengajukan seruan terakhir itu akan membuat Kita terjebak. Kita justru akan semakin sakit lagi sesudah melalui semua itu. Rasa sayang dan tidak ingin kehilangan justru semakin berpengaruh lantaran Kita sendiri tahu sesudah itu akan benar-benar kehilangan Dia. Sehingga jikalau ini Kita turuti, ujung-ujungnya Kita akan berusaha untuk terus mendapat hal itu meskipun sudah tidak ada status. Bahkan dapat tetap melaksanakan itu meskipun sudah punya pasangan masing-masing. Kasus perselingkuhan dengan mantan, umumnya juga dimulai lantaran hal ini.

Baca juga: 4 Tanda Pacar Tidak Serius Ngajak Putus

0 Response to "6 Hal Bikin Tambah Sakit Dikala Diputusin Pas Lagi Sayang-Sayangnya"

Total Pageviews