
Cinta yang terhalang oleh waktu, restu, sampai jarak menimbulkan perjalanan tidak semulus menyerupai yang diharapkan. Ketika Kalian mencicipi salah satu bahkan beberapa diantara rintangan tersebut, memunculkan pikiran pesimis. Ada keraguan yang menimbulkan Kalian berpikir untuk keluar dari korelasi tersebut. Akan tetapi perasaan, kenyamanan, dan semua yang sudah Kalian dapatkan menjadi alasan untuk tetap bertahan dan berjuang.
Ketika waktu yang menjadi penghalang, Kalian menyerupai harus menunggu dalam waktu yang cukup lama. Akan muncul keraguan apakah penantian ini akan menawarkan hasil, ada ketakutan penantian itu akan sia-sia pada akhirnya. Hingga kadang Kalian menyerupai dihadapkan pada suatu cobaan dan godaan untuk berpaling.
Kalaupun ini soal restu Orang Tua atau Keluarga, menimbulkan Kalian takut. Memunculkan aliran restu itu tidak akan didapatkan. Berbagai bentuk intimidasi dari pihak Keluarga menciptakan Kalian merasa tertekan. Seolah Mereka tidak sanggup mengerti apa yang Kalian rasakan. Seolah Mereka hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan perasaan Kalian. Cobaan dan godaan pun muncul, ketika ada sosok lain yang tampaknya mempunyai potensi besar untuk direstui.
Soal jarak, mungkinkah dengan jarak yang jauh dari jangkauan, akan menciptakan korelasi Kalian terus aman. Kalian harus menjalani korelasi ini dengan banyak sekali cobaan dan godaan dari sosok sosok yang tidak jauh dari jangkauan. Sama-sama menanti tapi tetap ada rasa khawatir, pasangan disana sudah mengembangkan cinta dengan Orang lain. Bersama Orang yang mungkin setiap harinya melaksanakan acara bersama, atau setidaknya ada pertemuan setiap minggunya.
Ketika cinta terhalang oleh hal-hal tersebut, Kalian tentu akan merasa alur dongeng cinta itu tidak menyerupai Orang lain. Orang lain tampak lebih mendapat kemudahan. Terkesan tidak adil memang, kalau dari kehidupan Orang lain Kalian hanya sekedar melihat dari luarnya. Ketika Kalian melihat kondisi sendiri, menyerupai banyak halangan dan rintangan.
Padahal Mereka juga mencicipi kesulitan yang sama, hanya saja kesulitan itu tidak serupa menyerupai yang Kalian alami, sanggup saja justru lebih jelek dari keadaan Kalian. Mereka tetap sanggup berjuang, Kalian juga sangat sanggup demikian.
Tetaplah untuk berjuang dengan menyesuaikan keadaan Kalian masing-masing. Kalau Kalian memang sudah sama-sama yakin, jangan pernah mengalah dalam memperjuangkan cinta Kalian. Karena kalau suatu ketika Kalian berhasil bersatu, inilah manfaat atau laba yang akan Kalian dapatkan.
1. Cara pandang terhadap pasangan dan korelasi akan terkesan lebih berharga. Bagaimana tidak, untuk mendapat kebersamaan itu Kalian harus berjuang keras. Tidak gampang untuk mewujudkannya. Ibarat korelasi yaitu sebuah benda yang dijual belikan, Kalian harus menabung, menghemat pengeluaran, bahkan rela lapar dan menahan diri untuk bersenang-senang, tentu sehabis barang tersebut terbeli akan terasa sangat berharga. Berbeda kalau barang itu diberikan cuma-cuma oleh Orang tua. Makara disini, kesan berharga itu didapatkan bukan alasannya yaitu nilai barangnya akan tetapi bagaimana proses dalam mendapatkannya, korelasi juga demikian. Sehingga meskipun cinta Kalian terhalang oleh restu, waktu, atau jarak, suatu ketika nanti korelasi itu akan tampak lebih berharga alasannya yaitu proses yang Kalian lalui. Cara pandang terhadap Pasangan pun akan terasa lebih istimewa.
2. Halangan dan rintangan ketika memperjuangkan cinta Kalian yaitu salah satu proses untuk menempa Kalian. Mengalami hal yang sulit bersama untuk sanggup bersatu selamanya. Dengan hal ini Kalian sudah terbiasa terhadap kondisi yang sulit sekalipun. Ketika bersatu nanti, duduk kasus demi duduk kasus sanggup Kalian lalui. Sebab sebelumnya Kalian sudah sama-sama terbiasa untuk kerja sama. Kalian tidak akan kaget ketika muncul masalah-masalah serius dalam korelasi Kalian nanti. Maka jangan mengeluh apalagi mengalah dengan keadaan Kalian ketika ini yang kalian anggap sulit. Perjuangan yang Kalian lakukan justru menjadi kesempatan anggun untuk membangun kekuatan dalam menghadapi realita kehidupan yang ketika ini belum terpikirkan oleh Kalian.
3. Sensasi kebahagiaan Kalian akan terasa lebih beberapa level daripada Mereka yang terlalu banyak diberi kemudahan. Dalam usaha penuh tangisan kesedihan, ketika bersatu nanti tangisan haru besar kemungkinan akan Kalian alami. Ini sudah menjadi bukti kalau Kalian mencicipi kebahagiaan lebih daripada yang lain. Kebersamaan yang akan Kalian jalani nanti pun akan terasa lebih membahagiakan.
4. Keberhasilan dalam melalui halangan dan rintangan akan menciptakan ikatan emosional Kalian menjadi lebih kuat. Sebab salah satu hal yang menciptakan ikatan emosional menjadi lebih besar lengan berkuasa yaitu penderitaan yang dialami bersama. Sehingga rasa cinta yang dialami oleh keduanya akan benar-benar kuat. Ini sangat mempunyai kegunaan untuk membina korelasi kedepan. Ketika rasa cinta itu sudah sangat besar, peluang terjadi perselingkuhan atau hilangnya tanggung jawab kemungkinannya sangat kecil. Karena Kalian sudah sama-sama saling terikat oleh perasaan yang kuat. Kalaupun peluang untuk menduakan kalau suatu ketika nanti hidup bersama sangat besar, rasa tidak tega terhadap pasangan sanggup besar lengan berkuasa dirasakan.
Maka dari itu, kalau Kalian sudah sama-sama yakin jangan berhenti berjuang apalagi pribadi menyerah. Kalian hanya perlu melalui ujian itu. Jika Kalian memang jodoh niscaya dipersatukan. Jika bukan, setidaknya Kalian sudah berjuang dan mungkin saja usaha dan pengorbanan itu menjadi modal Kalian untuk menata masa depan. Yakin saja, Tuhan punya rencana yang baik untuk Kalian.
Baca juga: Cinta Tak Direstui, Akan Tiba Saatnya Ortu Menyerah Karena Perjuangan
0 Response to "4 Laba Kalau Berhasil Berjuang Untuk Cinta Yang Terhalang"