Latest News

Jujur Sama Pasangan Salah, Tak Jujur Tambah Salah. Begini Yang Benar

kira kondisi yang terjadi dikala menyembunyikan sesuatu dari Pasangan Jujur Sama Pasangan Salah, Tak Jujur Tambah Salah. Begini Yang Benar

Jujur salah, tak jujur tambah salah. Begitulah kira-kira kondisi yang terjadi dikala menyembunyikan sesuatu dari Pasangan. Dalam hati yang terdalam tidak ingin menyampaikan pada pasangan, alasannya ialah bila pasangan tahu yang sesungguhnya Dia akan murka sama Kita. Tapi bila Kita berusaha menutupi dan Pasangan tahu dengan sendirinya, itu akan membuatnya semakin tambah marah.

Maka dikala Kita terjebak dalam kondisi ibarat ini, Kita ibarat tidak punya pilihan. Karena keduanya sama-sama memperlihatkan pengaruh jelek bagi diri Kita. Yang niscaya jujur atau tidak, hasil alhasil akan menjadi masalah. Biasanya bila Kita jujur dari awal, penyebab kemarahan pasangan ialah kenyataan yang menyakiti hatinya. Tapi bila Kita tidak jujur dan pasangan mengetahui dengan sendirinya, penyebab kemarahannya menjadi bertambah. Pertama alasannya ialah kenyataan yang sudah Kita tutupi, penyebab kemarahan kedua ialah kekecewaan pasangan alasannya ialah Kita berusaha menutupinya.

Memang apa yang Kita lakukan atau apa yang Kita alami ialah pemicu utama yang membuat Pasangan menjadi marah. Sebagai pola Kita berkomunikasi bahkan mengenang sesuatu dengan mantan, Pasangan tahu hal itu dan memperlihatkan kecurigaan. Kita tentu tahu bila jujur wacana apa yang terjadi pasangan niscaya sangat marah, tapi bila Kita berusaha menutupi bahkan berusaha berbohong pada alhasil Pasangan juga murka apalagi Dia mengetahui kenyataan itu dengan sendirinya.

Maka bila hingga ini terjadi, Kita tidak harus berusaha menutupinya. Lebih baik terbuka saja dengan apa yang sudah terjadi. Kalau hingga pasangan tetap marah, maka sudah menjadi kewajiban Kita untuk meredam kemarahannya. Yang niscaya tunjukkan keberanian dan mengaku salah. Pasangan tidak akan punya banyak alasan untuk menyudutkan Kita. Kita tidak perlu membela diri apalagi membuat alibi. Yang penting Kita minta maaf dan berusaha meredam kemarahan pasangan.

Membela diri atau berusaha menutupi hanya akan membuat pasangan semakin marah. Andai saja Kita jujur dengan cara yang halus dan sanggup memberi pengertian sama pasangan, ada kemungkinan Pasangan tidak murka meskipun tetap ada perasaan tidak nyaman dalam hatinya.

Itu bila sudah terlanjur terjadi, bila belum terjadi maka kiprah Kita ialah melihat apa yang sesungguhnya jadi masalah. Jika Kita tidak ingin terjebak pada kondisi jujur salah bohong tambah salah, maka Kita harus menghindari sumber masalahnya.

Kesimpulannya, bila sudah terlanjur terjadi lebih baik jujur dengan berusaha memperlihatkan pengertian sebagai upaya meredam kemarahan pasangan. Jika belum terjadi Kita harus introspeksi diri dan menghindari hal-hal yang sanggup memicu kemarahan pasangan.

Kemarahan pasangan bila wacana potensi Orang ketiga, dampaknya sangat banyak dan tidak hanya sekedar kemarahan itu saja. Hal itu sanggup menghipnotis pola pikir Pasangan. Bisa saja alhasil Dia menjadi ragu, berkurang rasa sayangnya, atau bahkan dengan cara lebih rapi membalas apa yang sudah menyakiti hatinya. Besar kemungkinan agresi balas dendam pasangan sanggup lebih menyakitkan dari apa yang Kita lakukan terhadapnya.

Baca juga: 7 Hal Ini Bisa Membongkar Perselingkuhan Pasanganmu Lebih Cepat

0 Response to "Jujur Sama Pasangan Salah, Tak Jujur Tambah Salah. Begini Yang Benar"

Total Pageviews